Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

PEDAGANG IKAN DAN PEDAGANG BABI MENGGELUH

MEDAN . MEDIACORUPTION.23/11/2019.08:44.       Pedagang kususnya ikan dan babi menjerit.dimana sampai hari ini pemerin tah tidak mem...


MEDAN .

MEDIACORUPTION.23/11/2019.08:44.
      Pedagang kususnya ikan dan babi menjerit.dimana sampai hari ini pemerin
tah tidak memberikan kepastian yang jelas
kepada para pedagang kususnya ikan dan babi,seperti penelusuran kreu pada pasar
pajak pagi dijln pukat VIII Kelurahan bant
an timur kecamatan Medan Tembung dimana saat kreu menemui pedagang Babi
yang bermarga Sihombing yang kala itu pak Sihombing sedang menawarkan daging
dagangan ya kepada seseorang pembeli tiba tiba pembeli lari dari tempat dagangan pak hombing tersebut lalu kreu coba bertanya tentang dagangan babinya
pak hombing sejak adanya virus babi yang membuat heboh masyarakat apakah dagangan bapak laris manis ?


pak hombing ....Lae gimana dagangan kami
                             mau laku Lae laekan lihat b
                             bisa lihat sendiri tadi adak
                             an pembeli entah karena
adanya virus babi yang dapat mematikan bagi yang mengkonsumsi nya makanya pe
mbeli tadi jadi ngak mau membeli Lae
biasanya Lae saya bisa jual 3 atau 4 ekor dalam 1 hari tetapi sekarang jangankan 4 ekor 1 pun belum tentu laku Lae
Laekan memotongnya di pemotongan hewan apakah orang orang dari rumah pot
ong tak memberi himbauan ?
bang hombing ...ada Lae tetapikan masyarakat lebih pintar Lae dan depertinya dari dinas kesehatan tidak menjelaskan apa bahayanya bila masyarakat mengkonsumsi daging babi ini Lae dan kami sebagai pedag ng sangat dirugikan tutur pak hombing pada media
dan kreu pun melajutkan ke salah satu pedagang ikan di mana terdampak dari isu ikan pemakan bangkai .
dari penelusuran kreu kami temukan pedagang ikan yang berasal dari Percut.
pak Jul pedagang ikan yang kami temui mengatakan pada media
kami pedagang ikan sudah sangat menjerit
dan ini sudah berlangsung berbulan dan dari dinas kesehatan pun tak memberikan
solusi kepada masyarakat bahwa ikan laut tidak ada terkontaminasi dan mau mengatakan secara terbuka baik melalui media koran dan media online agar masyarakat tau bahwa dinas kesehatan telah memberikan himbauan .
kami pedagang ikan sampai hari ini dirugikan dan kami merasa kecewa terhadap pemerintah khususnya pemerin
tahan provinsi Sumatera Utara
lip Joni Chandra.




Tidak ada komentar