Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

Diduga Pembagian BLT Desa Saintis Bermasalah Oknum Kaur Pembangunan Usir Wartawan

Diduga Pembagian BLT Desa Saintis Bermasalah Oknum Kaur Pembangunan Usir Wartawan Percut Sei Tuan  www.mediacoruption.com / Sangat disayàng...

Diduga Pembagian BLT Desa Saintis Bermasalah Oknum Kaur Pembangunan Usir Wartawan


Percut Sei Tuan 

www.mediacoruption.com / Sangat disayàngkan masih saja ada oknum - oknum kantor Desa yàng tàk mengerti tugas tugas pokok wartawan sebagai sosial kontrol dengan menjalànkan tugàs dilindungi oleh Undang - Undang No 40 tahun 1999 tentang Pers 

Hari ini 13 agustus 2021 telah terjadi lagi pengusiran salah satu wartawan media online di Desa Sintis kecamatan Percut Sei Tuan saat akan meliput satu kegiatan Pembagian BLT yang dilakukan oleh oknum kaur Pembangunan berinisial S Desa sintis , 

Pengusuran wartawan terjadi tepat pukul 
09:54 wib dimana banyaknya masyarakat antri dalam pembagian BLT tersebut ,dan sadar akan adanya wartawan meliput salah satu oknum kadus pun bertanya pada oknum wartawan tersebut pak siapa yang mengijinkan bapak mengambil Fhoto kegiatàn pembagian BLT ini dàn oknum wartawan tersebut pun menjawab kita wartawan dalam melakukan tugas jurnalistik telah dilengkapi KTA dan surat tugas namun ada lagi salah satu oknum yang doduga mempunyai peran dalam pembagian BLT tersebut merasa kurang senag dan meminta wartawan tersebut keluar 

Kades Saintis Asmawito saat dimintai keterangan melalui telpon seluler mengatan saya tidak pernah menyarankan bawahan saya agar berlaku kasar terhadap siapapun termaksud wartawan yang merupakan mitra kerja kita ucapnya dan akan kita tindak bila ada oknum - oknun tersebut ucapnya 

Kepada bapak kades Asmawito mohon segera dicopot oknum kaur tersebut karena adanya oknum tersebut akan membuat hancur nama baik bapak .

Tak maunya ada peliputan di kantor desa Saintis dugaan kuat adanya indikasi berbau korupsi dimana bantuan BLT ini identik dengan bantuan uang tunai takut dipublikasi makànya terjadi penghalangan terhadap wartawan .

(REDAKSI)


Tidak ada komentar