Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

Guru SDN 107403 Diduga Lakukan Kekerasan Fisik Pada Siswa

Guru SDN 107403 Diduga Lakukan Kekerasan Fisik Pada Siswa.  Percut Sei Tuan  www.media coruption.com / Dugaan kekerasan fisik terhadap sisw...



Guru SDN 107403 Diduga Lakukan Kekerasan Fisik Pada Siswa. 


Percut Sei Tuan 

www.mediacoruption.com / Dugaan kekerasan fisik terhadap siswa terjadi di Sekolah Dasar Negeri ( SDN ) 107403 jalan Wates / Apdn 1 desa Cinta rakyat kecamatan percut sei tuan kabupaten Deli serdang pada tangal 10 Oktober 2022 dan sebanyak 4 siswa kelas 2 diduga mendapat kekerasan fisik disertai kata kata ancaman dari salah satu guru. 

Perihal guru melakukan kekerasan pada siswa akan dikenakan pasal 54 undang - undang nomor 35 tahun 2014 tentang perubahan atas undang - undang nomor 23 tahun 2002 tentang perlindungan anak , yang mengatur bahwa anak wajib mendapatkan perlindungan hukum dari tindakan kekerasan fisik yang dilakukan oleh pendidik dan tenaga pendidik 

Akhir akhir ini kekerasan fisik terhadap anak semakin mengkhwatirkan , sebab tindak kekerasan dilakukan terjadi disekolah , dimana sekolah merupakan lembaga pendidikan dimnana orang tua mempercayakan anak - anak nya mendapatkan pendidikan 

Tidak seperti pada Sekolah Dasar Negeri 107403 Cinta Rakyat kecamatan percut sei tuan tampak tertulis sekolah ramah anak namun sekolah tersebut tidak mencerminkan sesuai semboyan yang ada di sekolah tersebut. 

Kamis 13/10 krew coba kesekolah tersebut dan bertemu kepala sekolah yang bernama ramapurba dan dari keteranganya pada media ada terkesan ditutup tutupi seperti tidak dihadirkan ya orang tua korban sehingga kedatangan krew sangat kecewa sementara dari keterangan Koordinator Kecamatan ( Korcam ) pendidikan kecamatan percut sei tuan Kosmaida Br Samosir pada media mengatakan pada tim temui kepala sekolah dan akan dijelaskan dan bawa orang tua siswa yang anaknya diduga mengalami cedera agar semuanya kelir ucap korcam Rabu 12/10/2022 namun sepertinya ucapan korcam hanya dibawa angin lalu saja dimata kepala sekolah. 

Dugaan kekerasan fisik kepada siswa pun tampaknya benar - benar terjadi di sekolah tersebut karena tidak adanya kehadiran orang tua siswa korban kekerasan fisik tersebut. ( Redaksi ) 


.

Tidak ada komentar