Page Nav

HIDE

Pages

Breaking News:

latest

Harga Sembako Meroket Mamak Mamak Menjerit

Harga Sembako Meroket Mamak Mamak Menjerit Medan - 11/6/2022 www.media coruption.com / Sepertinya pemerintahan kota Medan gagal memberikan ...



Harga Sembako Meroket Mamak Mamak Menjerit


Medan - 11/6/2022

www.mediacoruption.com / Sepertinya pemerintahan kota Medan gagal memberikan kesejahteraan masyarakat dan ini akan berdampak bertambahnya angka kemiskinan yang juga akan meroket tajam kemana pemerintahan Kota Medan. 

Mahalnya harga kebutuhan bahan pokok yang sekarang meroket tajam membuat para Ibu - ibu menjerit. Operasi pasar pun tak bermanfaat bagi para pedagang yang sampai hari ini harus dengan terpaksa mendagangkan barang ya demi anak, apakah kota Medan telah sejahtera. 

Beberapa ibu - ibu yang kami temui di salah satu pasar paling termurah dikota medan yang berhasil kami mintai keterangan mengatakan pada media sabtu 11 jun 2022 pukul 9 : 00 wib harga naik semua coba bapak bayangkan cabai merah sekarang 1 kg harganya mencapai 70,000 rupiah selain harga cabai diperkirakan harga sembako pun akan naik bagaimana kami mau belanja pak sementara yang diberikan suami saja tak mencukupi pak. 

Setelah lepas dari pandemi kini kami para ibu - ibu kembali dihantui oleh harga harga kebutuhan makan setiap hari naik . Kami selalu para ibu - ibu sangat berharap kepada bapak walikota segera turun kebawah lihat bagaimana semua kebutuhan melonjak naik tajam pak ucap omak - omak 

Salah satu pedagang yang kami mintai keterangan terkait melonjaknya harga kebutuhan bahan pokok mengatakan pak kami juga tak ingin menaikan harga namun gimana lami juga belanja di pasar harga juga naik jadi apa bila kami tak naikan ya kami selaku pedangang rugi. Sedangkan sekarang aja para pembeli sepi barang yang kami jual banyak dan kami pun tak tertutup akan rugi ucap Julius pada media 

Kami minta kepada pak walikota Medan boby nasution agar segera mungkin melakukan operasi pasar dan apabila harga terus naik kami selaku para pedagang akan dirugikan dan tak tertutup para pembeli tak akan mau membeli dagangan kami tutupnya. 

( Redaksi) 


Tidak ada komentar